News Ticker

Menu
Previous
Next

Latest Post

Berita

Ulasan

Strategi

Sponsor

Sponsor

Lifestyle

Sports

Recent Posts

Percayakah Anda Bahwa Manusia Terlahir Dengan Sifat Alami yang Jahat?

/
Salah satu pertanyaan terbesar dari semua berita kejahatan di TV adalah apakah manusia itu memang pada dasarnya terlahir jahat untuk melakukan kejahatan. Ataukah semua perbuatan jahat itu hanyalah konsekuensi dari masyarakat sekitar kita?

Apapun jawabannya, konsensus sangatlah sulit dicapai. Berikut ini adalah 10 alasan mengapa manusia dapat dikatakan terlahir dengan sifat dasar yang jahat.


10. Internet Trolls dan Flaming


Tidak butuh upaya lebih untuk menemukan bahwa orang-orang di Internet itu jahat. Dari komentar-komentar situs-situs ternama, Anda dapat dengan mudah menemukan banyak sekali dialog kasar yang menjelekkan sesamanya.

Bahkan dalam situs-situs ternama dengan komunitas aktif, Anda mungkin tidak akan dapat meng-upload gambar seekor anak anjing lucu tanpa ada 1 orangpun yang menjelek-jelekkannya.

Di sisi lain, jika Anda aktif di komunitas online seperti forum maka Anda akan sering dapat melihat keberadaan Internet Trolls dan Flamers. Internet Trolls sendiri adalah mereka yang sering membuat topik yang secara jelas akan menyebabkan banyak kontroversial terkait topik tersebut, dan kebanyakan topik itu tidak berhubungan dengan topik utama. Sedangkan Flamers adalah mereka yang selalu bertindak negatif dalam interaksinya.

Lalu apa alasan di balik tindakan itu? Banyak orang berpendapat alasannya adalah anonimitas yang memperbolehkan siapapun untuk berkata apapun secara bebas tanpa diketahui siapa dirinya.

Sedangkan yang lain berpendapat bahwa Internet adalah tempat yang "aman" untuk mencurahkan amarah. Apapun alasannya, anonimitas tersebut telah mengarah kepada kemunculan dari sifat alami manusia yang jahat.



9. Perang Konstan


Sejarah manusia selalu digambarkan penuh dengan pertumpahan darah, alias perperangan. Sejak tahun 1900, jumlah perang yang telah terjadi di dunia ini adalah sekitar 249 perperangan dan telah merenggut lebih dari 100 juta nyawa manusia.

Memang, keadaan dunia sekarang ini jauh lebih baik daripada keadaan dunia terdahulu yang penuh dengan perperangan tapi walaupun tidak terlihat jelas, ancaman akan perperangan selalu ada di dunia ini, khususnya jika terkait perang nuklir.

Selain itu apabila kita melihat kembali ke dokumentasi-dokumentasi peperangan, maka kita akan dapat melihat bahwa beberapa orang terlahir untuk berperang dan mereka hidup sangat erat dengan senjata mereka.

Apakah perperangan jaman terdahulu tidak dapat diselesaikan dengan politik? Maka pertanyaan terpentingnya adalah apakah kita berperang karena keharusan atau keinginan?


8. Tokoh-Tokoh Pintar Dalam Sejarah: Percaya Bahwa Manusia Memang Terlahir Jahat


Sigmund Freud sebagai Bapak dari ilmu psikoanalisis percaya bahwa manusia adalah tipe binatang paling kejam yang pernah ada di dunia. Mungkin itu karena ia hidup dalam jaman peperangan, yakni Perang Dunia 1 dan meninggal saat Perang Dunia 2 akan dimulai.

Tapi selain Freud, seorang filsuf Inggris, Thomas Hobbes juga memiliki pandangan yang serupa. Ia mendeskripsikan manusia sebagai sosok yang hidupnya suka "menyendiri, kasihan, mengerikan, kasar, dan berhidup pendek."

Ia percaya bahwa semua manusia dapat membunuh sesamanya, dan jika ada 2 orang yang menginginkan hal yang sama, peperangan akan terjadi. Seorang filsuf Cina, Xunzi, juga menyetujui hal itu dengan mengatakan bahwa: "Sifat dasar manusia itu jahat, dan kebaikan hanya terjadi karena adanya keinginan tersembunyi."

Berlawanan dengan pandangan Hobbes, filsuf Inggris, Jean-Jacques Rousseau mengatakan bahwa pada dasarnya manusia memang baik namun peradabanlah yang membuat manusia menjadi jahat.

Padahal jika kita melihat sisi lainnya, peradaban adalah konsekuensi dari perbuatan manusia dan dengan kata lain maka dapat dikatakan manusia sendirilah yang menciptakan kejahatan itu.



7. Terlahir Dengan Dosa Alami


Dalam kepercayaan Kristen, setiap manusia yang lahir di dunia ini selalu terlahirkan dengan dosa alami. Semua itu diakibatkan karena kejatuhan manusia dalam dosa saat Adam dan Hawa memakan buah terlarang akibat godaan Si Iblis.

Bahkan ada berbagai pasal dan kitab di Alkitab yang menekankan hal itu, seperti Roma 3:10-12, Kejadian 3, Roma 5:12, dan seterusnya.

Seperti yang diketahui secara umum, sebagai konsekuensi dari perbuatan jahat maka terciptalah dosa. Hal ini berarti secara tidak langsung menekankan bahwa semua manusia memang terlahir jahat.


6. Anak Kembar sudah Berkelahi Dalam Rahim Ibunya


Ternyata insting manusia untuk hidup dan bersaing sudah ada sejak awal, benar-benar awal, yaitu sejak kita ada di rahim ibu kita. Sebuah hasil MRI menunjukkan bahwa anak kembar ternyata sudah berkelahi dalam rahim ibu mereka untuk mendapatkan ruang yang maksimal. Mereka akan menendang dan mendorong saudara mereka.

Mungkin inilah sebabnya mengapa banyak sekali pemikiran bahwa jika manusia sudah benar-benar terpojok atau terancam, maka mereka akan menunjukkan sifat egoisitas mereka sebagai hasil insting untuk dapat bertahan hidup. Pertanyaan terbesarnya adalah apakah ini yang menyebabkan semua kejahatan di muka bumi?


5. Berbuat Jahat Padahal Tidak Diajarkan


Kita tahu bahwa masyarakat sekitar selalu mengajarkan semua anak untuk berbuat baik, baik itu dalam sekolah, keluarga, ataupun kehidupan sosial. Walaupun semua anak diajarkan untuk berbuat baik namun seiring waktu mereka akan dapat melakukan kejahatan walaupun tidak ada yang mengajarkan perbuatan jahat itu.

Sebagai contoh bagaimanakah seorang anak dapat mulai berbohong? Dari mana mereka belajar menindas yang lemah (bully)? Dari mana mereka belajar membunuh binatang atau serangga? Walaupun tidak ada yang mengajarkan mereka, secara otomatis mereka dapat melakukan hal tersebut.


4. Seleksi Alam


Di sisi lain kesuksesan pasti ada kemiskinan, sama halnya dengan orang yang berada di tingkat atas, maka pasti akan ada orang yang berada di tingkat bawah. Untuk mencapai kesuksesan itu, tidaklah dapat dipungkiri bahwa pengorbanan orang lain harus dilangkahi.

Itulah sebabnya mengapa kita sering sekali mendengar bahwa seleksi alam selalu ada dalam kehidupan ini, dan mereka yang lemah tidak akan dapat berada di atas.

Contoh sederhananya adalah dalam interview kerja, kita dapat dengan sederhana melihat bahwa banyak sekali orang yang melamar untuk dapat bekerja namun hanya 1-2 orang yang terpilih dan banyak orang yang masih pengangguran.

Contoh lainnya adalah dalam dunia bisnis, kita tidak peduli seberapa layak uang yang diperoleh orang lain asalkan kita mengeluarkan uang sesedikit mungkin dan mendapatkan hasil sebanyak mungkin.


3. Kekerasan sebagai Hiburan

Laporan Pertandingan: Barito Putera 3-0 Persik Kediri

/

Barito Putera memperpanjang tren positif mereka dengan meraih kemenangan keempat kalinya secara beruntun.
Barito Putera berhasil memperpanjang tren positif mereka dengan meraih kemenangan keempat kalinya secara beruntun. Itu setelah, skuat yang dilatih Salahuddin itu menaklukkan tamunya Persik Kediri, skor 3-0, dalam lanjutan wilayah barat Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Demang Lehman, Rabu (30/4).

Tiga gol kemenangan Laskar Antasari dilesakkan oleh James Koko Lomell pada menit ke-19, serta dua gol dari Syahroni pada menit ke-22 dan 35. Dengan kemenangan ini, Barito Putera naik satu setrip ke posisi enam dengan 13 poin dari sembilan laga yang telah dijalani.
Babak pertama
Memang, ketika menit awal babak pertama Persik langsung memberikan tekanan ke gawang Barito. Tapi, usaha para penggawa Macan Putih masih belum berbuah gol.
Barito mulai mengendalikan permainan sejak memasuki menit ke-11. Striker Barito, Yongky Aribowo, mencoba memberikan ancaman. Tapi sayang, masih belum tetap sasaran. Barito akhirnya membuka keran gol mereka pada menit ke-19 lewat James Koko Lomell.
Tiga menit berselang, giliran gelandang, Syahroni, yang membuat kiper Persik Tedi Heri harus memungut bola dari jala gawangnya untuk kedua kali. Persik yang tertinggal dua gol sesekali juga memberikan perlawanan. Tapi masih mampu dipatahkan Abanda Herman dan kawan-kawan.
Syahroni akhirnya memperbesar keunggulan Laskar Antasari pada menit ke-35. Skor 3-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Babak kedua
Memasuki babak kedua, tim tuan rumah masih terus mendominasi jalannya pertandingan. Sebaliknya, Persik yang sudah tertinggal tiga gol terlihat sulit untuk keluar dari tekanan Barito Putera.
Beberapa peluang dihasilkan para pemain Barito di babak ini. Di antaranya, umpan silang Dedy Hartono, yang mengarah ke gawang nyaris saja berbelok menjadi gol. Beruntung bagi Persik, bola masih membentur mistar gawang.
Beberapa pergantian pemain dilakukan Persik yang dilatih Hartono Ruslan. Salah satunya, dengan memasukkan Fortune Udo. Udo pun mencoba memberikan ancaman ke gawang Barito Putera yang dikawal Joko Ribowo. Namun tendangannya masih belum berbuah gol.
Meski sudah unggul, Barito juga terus memberikan tekanan. Tapi, semua peluang yang ada gagal berbuah gol. Bahkan, pada menit akhir pertandingan Harianto diganjar kartu merah oleh wasit lantaran tekel kerasnya kepada Abanda Herman. Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan.

Barito Putera
Pelatih: Salahuddin
3 Joko Ribowo; 6 Agus Cima, 5 Abanda Herman (C), 25 Daewon Ha, 14 Fatkhul Rahman; Amirul Mukminin, 17 Syahroni, 23 Dedi Hartono, 26 Rizky Rizaldi Pora, 9 Yongky ARibowo, 10 James Koko Lomell

Cadangan: 1 Dedi Iman, 18 Guntur Ariyadi, 19 Supriyadi, 11 M Rizki Mirzamah, 69 ana Supriatna, 43 Syaifullah Nazar, 7 Yosua Pahabol

Persik Kediri 
Pelatih: Hartono Ruslan
91 Tedi Heri; 4 Syaiful Indra Cahya, 15 Slamet Sampurno, 32 Michael Ndubuisi, 25 Khusnul Yuli (C); 12 Harianto, 9 Ngon A Mamoun, 13 Faris Aditama, 11 M Fakhrudin; 19 Rendi Irawan, 88 Qischil Gandrumini

Cadangan: 2 Usman Pribadi, 45 Suswanto, 3 Anwarudin, 44 Tamsil Sijaya, 6 Asep Berlian, 16 Rendy Saputra, 77 Udo Fortune

Laga Barito Putera Versus Persik Kediri Digelar Sore

/








Kepolisian setempat tidak memberikan izin jika pertandingan digelar pada malam hari.

Pertandingan antara Barito Putera dan Persik Kediri di Stadion Demang Lehman, Rabu (30/4), terpaksa dimajukan hingga hampir empat jam, karena terbentur izin dari kepolisian setempat.




Berdasarkan jadwal yang telah dirilis sebelumnya, laga Barito Putera kontra Persik diagendakan berlangsung pukul 20.00 WITA. Namun laga dimajukan, karena Polres Banjar Kalimantan Selatan hanya memberikan izin pertandingan kepada panitia pelaksana (panpel) pada pukul 16.30 WITA.




Paur Subbag Humas Polres Banjar Kalimantan Selatan Aiptu Haji Suwarji beralasan dimajukannya jadwal kick-off Barito Putera melawan Persik ini dikarenakan demi keamanan bersama, sehingga pihaknya hanya mengeluarkan izin laga sore hari.




“Untuk sementara kebijakan Kapolres Banjar tidak boleh main malam guna kepentingan keamanan, karena malam lebih rawan dibanding main siang atau sore. Untuk itulah kami harap dan mohon untuk dimengerti semua pihak terkait perubahan jadwal ini,” ujar Suwarji kepada Goal Indonesia.




Sementara itu, media officer Barito Putera Denny Nizar menyatakan, majunya jadwal kick-off tidak dipermasalahkan Laskar Antasari. Namun, PT Liga Indonesia meminta supaya pertadingan dilaksanakan pada malam hari, karena di saat yang sama akan berlangsung pertandingan di Balikpapan.




“PT Liga Indonesia meminta Barito Putera main malam, sehingga laga di Balikpapan bisa main sore. Hal ini lantaran demi mengantisipasi apabila adanya padamnya jaringan listrik,” jelas Denny.




Denny menambahkan, seandainya laga tetap dilangsungkan pada sore hari, pihaknya masih menunggu surat resmi dari pihak Kepolisian.




“Apabila tetap harus main sore, kami masih menunggu surat resmi dari pihak kepolisian, baik dari Polda Kalsel maupun Polres Banjar supaya cepat kami beritahukan ke PT Liga Indonesia demi menghindari sanksi,” tambah Denny.

Bertindak sebagai tim tamu membuat Macan Putih bakal mengandalkan serangan balik melawan Barito Putera.

/

Persik Kediri membidik hasil positif dalam laga terakhirnya di putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2014 wilayah barat saat dijamu Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Rabu (30/4).

Persik Kediri Optimistis Menang Lagi

/

Tim Macan Putih menjadikan Sriwijaya FC sebagai mangsa berikutnya setelah sebelumnya sukses menekuk Persija.
Asisten pelatih Persik Kediri Musikan optimistis tim Macan Putih bisa mendulang kemenangan untuk kali kedua berturut-turut ketika menjamu Sriwijaya FC di Stadion Brawijaya, Sabtu (26/4).

Ini menjadi ujian kedua bagi Musikan yang menggantikan Aris Budi Sulistyo sebagai asisten pelatih. Melihat permainan di sebelumnya ketika mengalahkan Persija Jakarta, Musikan optimis menang saat lawan Sriwijaya.

“Persik menang itu ya karena anak-anak sendiri. Saat lawan Persija, anak-anak sudah bisa bermain lepas, tapi sayang masih kurang tenang dalam penyelesaiannya. Semoga lawan Sriwijaya anak-anak bisa lebih tenang lagi,” ucap Musikan.

Musikan juga menegaskan kepada para pemain agar tidak terlalu puas diri dulu, karena pertandingan masih panjang. Kemenangan lawan Persija akan dijadikan semangat para pemain Persik untuk kembali meraih angka penuh pada laga selanjutnya.

Terkait masalah Fortune Udo yang belum jelas kepastiannya apakah sudah bisa dimainkan atau belum, Musikan tidak mempermasalahkannya. Bagi Musikan, pemain yang ada saat ini dan siap diturunkan maka akan dia mainkan.

“Pemain yang dimainkan adalah pemain yang benar-benar siap. Jadi tetap optimis menang dengan siapa pun pemainnya,” pungkas Musikan.

Laporan Pertandingan: Persik Kediri 2-1 Persija Jakarta

/

Persik Kediri memperoleh kemenangan pertama di Indonesia Super League 2014. Sebaliknya, Persija Jakarta menerima kekalahan pertama musim ini.
Dua rekor pecah di partai Persik Kediri kontra Persija Jakarta, Senin (21/4) petang, di stadion Brawijaya. Persik mampu meraih tiga poin pertama mereka di Indonesia Super League (ISL), dan Persija menderita kekalahan pertama musim ini.

Babak Pertama
Persik Kediri sebagai tuan rumah mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Belum semenit laga berjalan, tembakan keras jarak jauh Ngon Mamoun sudah membuat mistar gawang Persija bergetar.

Absennya sosok Ramdani Lestaluhu membuat Persija seakan kehilangan roh di lini tengah. Sedangkan Persik nyaman memainkan bola untuk memberikan tekanan kepada tim tamu.

Macan Kemayoran sempat menciptakan peluang lewat Agung Supriyanto setelah menerima umpan dari Defri Riski, tapi percobaan dari Agung belum membuahkan hasil. Persija kesulitan untuk menguasai permainan.

Tuan rumah terus mendominasi, barisan belakang Persija tak sulit ditembus kecepatan Qischil Gandrumini dan Rendy Irwan. Peluang pun banyak didapatkan Persik lewat dua pemain rajin tersebut.

Gol pun akhirnya datang untuk Persik di menit ke-32, lewat sepak pojok Ngon Mamoun, Michael Ndubuisi yang berdiri bebas di tiang jauh menanduk bola dengan kuat. Sundulan Ndubuisi pun tak bisa dihalau kiper Persija Andritany Ardhiyasa. 1-0!

Tiga menit kemudian Persik sudah kembali berpeluang mencetak gol kedua. Qischil berlari kencang menyusuri sisi kanan Persija dan berani menusuk ke kotak penalti. Qischil pun melepaskan tembakkan, beruntung Andritany cermat menepis bola.

Menjelang lima menit akhir Persija sudah mulai bisa beradaptasi dengan permainan, peluang lewat bola-bola mati merepotkan tim tuan rumah. Dan terbukti, menit ke-45, tendangan bebas Ismed Sofyan dengan manis disambut oleh Fabiano Beltrame dengan sundulan. Babak pertama pun harus berakhir dengan skor imbang 1-1.

Babak Kedua

Baru dua menit babak kedua berjalan Persik sudah mendapatkan tendangan bebas di daerah ideal. Dan tak disia-siakan, peluang tersebut dimanfaatkan sang eksekutor Syaiful Indra. 2-1 Persik kembali memimpin di menit ke-47. Tendangan Syaiful terlalu cantik dan tak mampu dipetik kiper lawan.

Kepercayaan diri seakan meningkat untuk tuan rumah, Persija tampak kembali sulit menemukan permainan usai tertinggal. Andritany Ardhiyasa berulang kali dibuat kerepotan oleh serangan demi serangan yang digencarkan oleh Macan Putih.

Syahrizal sempat melakukan pelanggaran yang cukup riskan dengan menahan lari dari Qischil. Qis pun terpaksa dihentikan lajunya oleh Syahrizal sebagai orang terakhir, meski begitu tidak ada kartu untuk Syahrizal dari wasit Hadiyana, hanya pelanggaran biasa.

Laga berjalan tak menentu, Persik sedikit santai tidak terus menekan. Tapi sayang Persija tidak bisa memaksimalkan hal itu. Pergantian yang dilakukan pun tidak efektif. Dua menit waktu tambahan, dan wasit Hadiyana meniup peluit panjang dengan skor akhir 2-1 untuk Persik.

Susunan Pemain
Persik: Tedi Heri; Syaiful, S Sampurno, Nubuisi, Khusnul, Harianto, Ngon Mamoun, Fahrudin, Faris Aditama, Rendi Irwan, Qischil.

Persija: Andritany; Ismed, Fabiano, Syahrizal, Dani S, Defri, Rohit, Amarzukih, April Hadi, Agung S, Rachmat Afandi.

Musikan: Seharusnya Bisa Cetak Tiga Gol

/

Musikan menilai ketidaktenangan pemain membuat mereka hanya bisa melesakkan dua gol ke gawang Persija.
 Asisten pelatih Persik Kediri Musikan menilai Macan Putih seharusnya bisa mencetak lebih dari dua gol ketika mengalahkan Persija Jakarta 2-1 di Stadion Brawijaya, Senin (21/4).

Sukses mengalahkan Persija merupakan kemenangan pertama Persik di Indonesia Super League (ISL) musim ini. Kedua gol Persik dicetak Michael Ndubuisi pada menit ke-32, dan Indra Cahya di menit ke-47. Sedangkan gol Fabiano Beltrame menjelang babak pertama berakhir hanya memperkecil kekalahan Persija.

Meski masih di zona degradasi, kemenangan ini bisa membangkitkan moral pemain yang ngedrop saat tujuh pertandingan beruntun tak pernah menang. Kemenangan ini pula membuat staf pelatih, dan manajemen bersorak ketika peluit panjang dibunyikan.

“Alhamdulillah kita dapat tiga poin hari ini, kami membuktikan bahwa Persik masih ada,” ucap Musikan.

Musikan memuji kinerja timnya yang tampil lepas, dan tanpa beban hari ini, sehingga bisa memetik kemenangan di tengah beberapa masalah yang melanda Persik.

“Yang hebat itu adalah semua pemain, kita hanya di pinggir lapangan. Jadi yang berjuang semua pemain. Jika mereka lebih tenang lagi, bisa saja mencetak tiga atau empat gol lagi,” ucapnya

“Meskipun menang, Kami tetap akan evaluasi pertandingan hari ini. Supaya ke depannya lebih baik lagi.” 

Jafri Sastra: Persik Kediri Tak Bisa Dianggap Remeh

/

Jafri mewaspadai motivasi pemain tuan rumah untuk memetik kemenangan perdana musim ini.
Pelatih Semen Padang Jafri Sastra waspada tinggi menghadapi duel melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Rabu (16/4), dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014.

Sukses meraup tiga angka di kandang Persijap Jepara akhir pekan kemarin tak membuat Jafri merasa di atas angin. Jafri tak menginginkan anak asuhnya terlena dengan posisi Persik yang saat ini menduduki posisi terbawah klasemen sementara wilayah barat, dan sama sekali belum perah meraih satupun kemenangan. 

“Pastinya tidak mudah, karena tak ada laga yang mudah di kompetisi ini. Persik juga tim yang tak layak diremehkan. Apalagi mereka bermain di kandang sendiri,” ucap Jafri dihubungi Goal Indonesia

“Kita sudah melupakan kemenangan di Jepara. Kita saat ini hanya memikirkan Persik Kediri. Kondisi anak-anak sudah mulai pulih kembali setelah melakukan perjalanan darat dari Jepara ke Kediri.”

“Kabar bagusnya, anak-anak motivasinya sedang tinggi. Semoga saja mereka tetap fokus, dan tak anggap enteng lawan, sehingga kita dapat kembali meraih angka.”

Jafri mengingatkan pasukannya tetap waspada terhadap motivasi Persik yang bermain di kandang. Jafri menilai, motivasi Macan Putih akan berlipat ganda untuk mengalahkan Kabau Sirah. Apalagi tuan rumah siap menjadikan laga ini sebagai momentum untuk mengembalikan kepercayaan pendukungnya. 

Soal pemain yang akan diturunkan, Jafri mengisyaratkan tak berbeda jauh dengan skuat di Jepara.

“Skuat kita tak ada masalah. Semuanya siap bermain, karena tak ada yang cedera atau akumulasi,” imbuhnya.

Laga Persik Kediri Kontra Persija Jakarta Mundur Sembilan Hari

/

Kepolisian tidak memberi izin untuk pertandingan yang digelar di stadion Brawijaya tersebut.
 Laga Persija Jakarta kontra Persik Kediri harus mengalami pengunduran jadwal selama sembilan hari. Salah satu pertandingan Indonesia Super League (ISL) wilayah Barat itu pada awalnya dihelat 12 April 2014, namun PT Liga Indonesia akhirnya menentukan bahwa Ismed Sofyan dan kawan-kawan baru akan bertanding melawan Persik 21 April 2014.

“Dengan berbagai pertimbangan, kami mengundurkan tanggal pertandingan Persik melawan Persija dari 12 April menjadi 21 April,” kata Darwis Satmoko, manajer administrasi PTLI.

Hal itu disebabkan adalah izin yang tidak diberikan dari kepolisian untuk laga tetap digelar pada 12 April, lantaran masih suasana pemilihan umum yang jatuh di 9 April. Darwis juga memaparkan bahwa tidak mungkin menggelar ISL tanpa penonton dengan alasan agar laga lebih kondusif, karena pertandingan tanpa penonton hanya akan mengurangi semangat berkompetisi.

“Bagaimana spirit ISL jika pertandingannya tanpa dihadiri penonton. Kami tidak mau terjadi untuk pertandingan di Brawijaya ini."

Persik Kediri Panaskan Mesin Lewat Uji Coba

/


Uji coba di jeda kompetisi ini untuk menjaga mesin Persik tetap panas, sekaligus melihat performa Udo.
Menjelang duel melawan Persija Jakarta ketika Indonesia Super League (ISL) 2014 kembali bergulir pada 12 April, Persik Kediri mulai memanaskan mesin mereka dengan serangkaian uji coba.